Kamis, 23 Desember 2010

Timnas Indonesia Harus Menyerang

Kamis, 23 Desember 2010 | 17:36 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Agung Setyahadi
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Suporter tim nasional Indonesia penuh semangat memberi dukungan selama Piala AFF 2010. Pada partai final pertama di Malaysia, 26 Desember, Indonesia berharap "serbuan" TKI untuk mendukung perjuangan mengalahkan tuan rumah.
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Tim nasional Indonesia diharapkan tampil menyerang saat melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada leg pertama final Piala AFF 2010, 26 Desember. Permainan menyerang adalah ciri baru sepak bola Indonesia yang telah meraih lima kemenangan sejak babak penyisihan grup hingga semifinal.
"Saya hanya berharap Indonesia terus bermain menyerang, jangan bertahan. Kalah menang bukan masalah, yang penting perjuangan dilakukan sampai akhir," tegas Kholidin (40), warga Mojokerto, Jawa Timur, yang juga berprofesi sebagai buruh bangunan di Malaysia sejak 1994, Kamis (23/12/2010).
Ia menilai permainan Oktovianus, Muhammad Ridwan, dan kapten Firman Utina memberikan warna baru dalam sepak bola Indonesia. Mereka tampil menyerang selama 90 menit meskipun telah unggul gol. "Kalau dulu kan setelah cetak gol kemudian bertahan. Akhirnya, pertandingan tidak menarik dan bahkan kebobolan," ujar Kholidin.
Ia berharap timnas Indonesia bisa kembali menang besar saat menantang timnas Malaysia. Pada laga penyisihan grup, ia bangga sekali Indonesia menang 5-1 atas Malaysia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar