1. Pemantulan Pada Cermin Datar
Cermin adalah kaca bening yang salah satu permukaannya dilapisi raksa (amalgam) sehingga memantukan cahaya yang mengenainya. Cermin datar adalah cermin yang permukaannya datar.
a. Sifat-sifat bayangan pada cermin datar
- Maya (tidak dapat ditangkap oleh layar)
- Sama besar dengan bendanya
- Tegak dan terbalik terhadap bendanya
- Jarak benda = jarak cermin
b. Medan Penglihatan
Medan penglihatan adalah ruang di belakang cermin yang dapat oleh mata.
Contoh : kaca spion.
Medan penglihatan dipengaruhi oleh ukuran cermin dan letak mata di depan cermin.
c. Melukis pembentukan bayangan pada cermin datar
Langkah-langkah melukiskan bayangan pada cermin datar sebagai berikut :
- Sinar datang menyebar dari titik A jatuh pada cermin di titik P dan Q, sehingga AP dan AQ adalah sinar datang.
- Titik A’ adalah bayangan yang terbentuk, ini merupakan perpanjangan dari sinar pantul CP dan BQ.
- PA’ dan QA’ menggunakan garis putus-putus karena bayangan bersifat maya.
- Panjang AK = A’K
d. Jumlah bayangan yang dibentuk oleh dua cermin datar
· Apabila tersusun dari dua cermin yang membentuk suatu sudut yang besarnya dapat membagi 360,
Keterangan :
n = jumlah bayangan yang dihasilkan
aº = sudut apit kedua cermin datar
m = 1, jika (genap)
m = 0, jika (ganjil)
· Apabila tersusun dari dua cermin yang membentuk suatu sudut yang tidak bisa membagi 360, menggunakan rumus dibawah ini:
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar