Rabu, 15 Desember 2010

lanjutan matakuliah fisika


1.    Pemantulan Pada Cermin Datar
Cermin adalah kaca bening yang salah satu permukaannya dilapisi raksa (amalgam) sehingga memantukan cahaya yang mengenainya. Cermin datar adalah cermin yang permukaannya datar.
a.       Sifat-sifat bayangan pada cermin datar
-        Maya (tidak dapat ditangkap oleh layar)
-        Sama besar dengan bendanya
-        Tegak dan terbalik terhadap bendanya
-        Jarak benda = jarak cermin
b.      Medan Penglihatan
Medan penglihatan adalah ruang di belakang cermin yang dapat oleh mata.
Contoh : kaca spion.
Medan penglihatan dipengaruhi oleh ukuran cermin dan letak mata di depan cermin.
c.       Melukis pembentukan bayangan pada cermin datar
Langkah-langkah melukiskan bayangan pada cermin datar sebagai berikut :
-        Sinar datang menyebar dari titik A jatuh pada cermin di titik P dan Q, sehingga AP dan AQ adalah sinar datang.
-        Titik A’ adalah bayangan yang terbentuk, ini merupakan perpanjangan dari sinar pantul CP dan BQ.
-        PA’ dan QA’ menggunakan  garis putus-putus karena bayangan bersifat maya.
-        Panjang AK = A’K





d.      Jumlah bayangan yang dibentuk oleh dua cermin datar
·         Apabila tersusun dari dua cermin yang membentuk suatu sudut yang besarnya dapat membagi 360,

Keterangan :
n  = jumlah bayangan yang dihasilkan
aº = sudut apit kedua cermin datar
m = 1, jika  (genap)
m = 0, jika  (ganjil)
·         Apabila tersusun dari dua cermin yang membentuk suatu sudut yang tidak bisa membagi 360, menggunakan rumus dibawah ini:

α

Tidak ada komentar:

Posting Komentar