OPTIKA GEOMETRI
Optika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang cahaya.
Cahaya ialah gelombang elektromagnetik yang merambat dan mempunyai frekuensi antara 4 . 1014 Hz – 7,5 . 1014 Hz.
Optika dibagi menjadi 2 :
1. Optika geometri mempelajari tentang pemantulan dan pembiasan
2. Optika fisis mempelajari tentang polarisasi, interfensi, dan difraksi cahaya.
A. Pemantulan Cahaya (Refleksi)
1. Jenis dan Hukum Pemantulan
a. Pemantulan Teratur
Pemantulan teratur (Speculer Reflection) terjadi apabila seberkas cahaya mengenai bidang pantul yang rata, licin, dan mengkilap. Contohnya cermin datar. Berkas sinar pantul pada pemantulan teratur arahnya teratur
b. Pemantulan Baur
Pemantulan baur atau pemantulan difus (difusse reflection) terjadi apabila seberkas cahaya mengenai bidang pantul yang tidak rata atau kasar. Contohnya kayu, kertas, dll. Berkas sinar pantul pada permukaan ini arahnya beraturan
Hukum pemantulan
- Sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r)
- Sinar datang, sinar pantul, dan garis normal berpotongan pada satu titik dan terletak pada satu bidang datar.
Untuk memahami hukum pemantulan, terlebih dahulu perlu memahami peraturan-peraturan berikut:
o Sinar datang adalah sinar yang lurus ke permukaan benda.
o Sinar pantul adalah sinar yang dipentulkan oleh permukaan benda.
o Garis normal adalah garis yang tegak lurus dengan permukaan benda.
o Sudut datang (i) adalah sudut yang dibentuk oleh sinar datang dengan garis normal.
o Sudut pantul (r) adalah sudut yang dibentuk oleh sinar pantul dengan garis normal.
Jawab :
i = r
Sudut datang M1 = sudut pantul M2
< M1 = < M2 = 60º
Garis nromal di M tegak lurs permukaan cermin A
< M2 + < M3 = 90º
< M3 = 90º - 60º = 30º
∆AOB = 180º
< M3 + <O + < N1 = 180º
< N1 = 180º - 30º - 120º = 30º
Dititik N
Garis normal di N tegak lurus permukaan cermin
< N1 + < N = 90º
< N2 = 60º
I = r jadi sudut datang N2 = N3
N3 = 60º
Tidak ada komentar:
Posting Komentar